Catatan

Bacaan Shalat

· 4min

1. Niat

Niat dilakukan di dalam hati, bukan dilafalkan. Hal ini berdasarkan hadits:

“Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya.” (Shahih Bukhari 1, Shahih Muslim 1907)

Cukup niatkan di dalam hati shalat apa yang akan dikerjakan (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, atau Isya) sebelum mengucapkan Takbiratul Ihram.

2. Takbiratul Ihram (Takbir Pembuka)

اللهُ أَكْبَرُ

Transliterasi: Allahu Akbar

Terjemahan: Allah Maha Besar

Sumber: Sunan Abi Dawud 61, Jami’ At-Tirmidzi 3

3. Doa Iftitah (Doa Pembuka)

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ ، إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ، لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Transliterasi: Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal-ardha haniifan wa maa ana minal-mushrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil-‘aalamiin. Laa shariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal-muslimiin.

Terjemahan: Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan condong kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan seluruh alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan demikianlah aku diperintahkan, dan aku termasuk orang-orang Muslim.

Sumber: Shahih Muslim 771, dari Ali bin Abi Thalib

4. Ta’awwudz (Memohon Perlindungan)

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Transliterasi: A’udzu billaahi minash-shaitaanir-rajiim

Terjemahan: Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

Sumber: Al-Quran 16

, Abu Dawud

5. Basmalah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

Transliterasi: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim

Terjemahan: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

6. Surah Al-Fatihah (Pembuka)

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٢﴾ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ ﴿٣﴾ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ ﴿٤﴾ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ﴿٥﴾ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿٦﴾ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ﴿٧﴾

Transliterasi:

  1. Alhamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin
  2. Ar-rahmaanir-rahiim
  3. Maaliki yawmid-diin
  4. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin
  5. Ihdinas-siraatal-mustaqiim
  6. Siraatal-ladziina an’amta ‘alaihim ghairil-maghdhuubi ‘alaihim wa ladh-dhaalliin

Terjemahan:

  1. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam,
  2. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,
  3. Pemilik hari pembalasan.
  4. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.
  5. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
  6. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Setelah Al-Fatihah, ucapkan: Aamiin

7. Ruku’ (Membungkuk)

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ

Transliterasi: Subhaana rabbiyal-‘adhiim

Terjemahan: Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung.

Dibaca 3 kali (minimal)

Sumber: Jami’ At-Tirmidzi 262, dari Hudzaifah. Dinilai Hasan Shahih.

8. I’tidal (Bangkit dari Ruku’)

Ketika bangkit, Imam atau yang shalat sendiri mengucapkan:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Transliterasi: Sami’allaahu liman hamidah

Terjemahan: Allah mendengar orang yang memuji-Nya.

Kemudian semua mengucapkan:

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، مِلْءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ، وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Transliterasi: Rabbanaa wa lakal-hamd, mil’as-samaawaati wa mil’al-ardhi, wa mil’u maa shi’ta min shai’in ba’du

Terjemahan: Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudah itu.

Sumber: Shahih Muslim 476, Shahih Bukhari 799

9. Sujud

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

Transliterasi: Subhaana rabbiyal-a’laa

Terjemahan: Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi.

Dibaca 3 kali (minimal)

Sumber: Jami’ At-Tirmidzi 262, dari Hudzaifah. Dinilai Hasan Shahih.

10. Duduk Antara Dua Sujud

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي

Transliterasi: Rabbighfir lii, warhamnii, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii, wa ‘aafinii

Terjemahan: Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, tolonglah aku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, dan sehatkan aku.

Sumber: Sunan Abu Dawud 850, Sunan At-Tirmidzi 284

11. Tasyahhud (Tahiyyat)

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ

Transliterasi: At-tahiyyaatul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. As-salaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. As-salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiin. Ashhadu an laa ilaaha illallaah, wa ashhadu anna Muhammadan rasuulullaah.

Terjemahan: Segala penghormatan yang penuh berkah, shalawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan tercurah kepadamu wahai Nabi, juga rahmat Allah dan berkah-Nya. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

Sumber: Shahih Muslim 403, dari Ibnu Abbas. Ini adalah versi yang dipilih oleh Imam Asy-Syafi’i.

12. Shalawat (Shalawat kepada Nabi)

Ditambahkan pada tasyahhud akhir setelah syahadat

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Transliterasi: Allaahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa Ibraahiim wa ‘alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidun majiid. Allaahumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa Ibraahiim wa ‘alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidun majiid.

Terjemahan: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, limpahkanlah berkah kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

Sumber: Shahih Bukhari 3370, Shahih Muslim 406

13. Salam (Penutup)

Menoleh ke kanan dan mengucapkan:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Transliterasi: As-salaamu ‘alaikum wa rahmatullaah

Terjemahan: Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepadamu.

Menoleh ke kiri dan mengucapkan:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Transliterasi: As-salaamu ‘alaikum wa rahmatullaah

Terjemahan: Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepadamu.

Sumber: Shahih Muslim 582, dari Sa’d bin Abi Waqqash




Komentar